ILMMIPA Indonesia selaku ikatan lembaga tingkat nasional sudah seharusnya memiliki arah gerak yang jelas dan dipahami oleh seluruh anggota yang tergabung didalamnya. seluruh kinerja rill dari kepengurusan periode ini yang merupakan realisasi arah gerak organisasi juga sudah dirumuskan dalam Rapat Kerja Nasional yang diselenggarakan pada tanggal 30 Maret 2011 yang lalu di Universitas Islam Indonesia. Namun demikian tidak dapat dipungkiri bahwa Rakernas yang hanya dilaksanakan dalam waktu beberapa jam tersebut kurang optimal dalam mengakomodir gagasan-gagasan besar dan kreatif dari berbagai lembaga mahasiswa MIPA yang ada di Indonesia. dengan demikinan saya rasa perlu dibangun diskusi-diskusi yang positif dalam membangun dan merealisasikan arah gerakan organisasi selama satu periode kepengurusan kedepan.
Saat kita ingin merumuskan arah pergerakan maka perlu kita rumuskan permasalahan yang saat ini terjadi pada bidang garapan kita yaitu sans-teknologi / bidang ke-MIPA-an di Indonesia. Seperti yang sudah kita ketahui bersama dalam diskusi bersama Sekretaris Jenderal MIPA Net Dr. Hasim, DEA bahwa salah satu permasalahan bidang ke-MIPA-an saat ini adalah dalam bidang pendidikan sains dan riset. MIPA yang notabebe adalah basic sains yang merupakan akar dari pengembangan sains terapan bukanlah menjadi the first choice pada sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia padahal siapa Juara Olimpiade Fisika Internasional ? siapa Juara Olimpiade Matematika Internasional ? Bukankah dari Indonesia ???
Sistem pendidikan sains di negara kita mulai dari dasar, menengah hingga perguruan tinggi sangat sedikit yang mengarah ke jalur pembentukan peneliti-peneliti handal yang mampu mengatasi permasalahan di Indonesia lewat kajian dalam bidang sains. Saat ini, baik secara sadar maupun tidak kita sadari, pendidikan ke-MIPA-an di negara kita justru membentuk Warga Negara Indonesia yang asing terhadap MIPA dan justru cenderung menjauhinya
Jika ditinjau dari aspek mahasiswa, salah satu faktor penyebab kemunduran bidang ke-MIPA-an di Indonesia adalah kontribusi mahasiswa MIPA itu sendiri. Secara sadar maupun tidak sadar mungkin bisa kita pertanyakan apa kontribusi mahasiswa MIPA untuk Indonesia sampai saat ini? dengan demikian bisa kita ambil jawaban bahwa kita belum berkontribusi banyak, kita belum membuktikan banyak hal bahwa lewat bidang keilmuan kita Mahasiswa MIPA dapat menjadi salah satu problem solver bagi permasalahan Negara Indonesia. Mungkin hal ini terdengar sangat berat namun saya ingin menekankan bahwa memang seharusnya Mahasiswa MIPAlah - yang menguasai basic sains - yang justru dapat melakukan kajian-kajian terperinci terhadap permasalahan Bangsa. Mahasiswa MIPA dapat mengkaji terkait perkiraan jumlah penduduk di Indonesia pada tahun 2050, dampak dan juga solusinya. Mahasiswa MIPA dapat mengkaji terkait diversifikasi pangan, strategi, dan dampak langsungnya bagi Rakyat Indonesia. Mahasiswa MIPA dapat mengkaji terkait energi alternatif, permasalah lingkungan, udara, air, pencemaran, industri, Sumber Daya Alam dan masih banyak lagi permasalahan-permasalahan lain yang perlu dikaji dalam perspektif Sains oleh Mahasiswa MIPA Indonesia. Kenapa harus Mahasiswa ??? Karena Mahasiswalah yang memiliki pressure yang lebih kuat daripada lembaga kajian milik pemerintah maupun swasta.
Rekan-rekan sekalian, ILMMIPA Indonesia ada untuk menyatukan Mahasiswa MIPA Indonesia dalam menyikapi hal-hal di atas. Hasil Rakernas ILMMIPA Indonesia periode 2010-2012 telah merumuskan beberapa langkah strategis menuju kesana melalui penguatan internal organisasi dan juga ekspansi manuver gerakan.
Kestari:
1. Inventarisasi dokumen dan data base anggota ILMMIPA Indonesia
2. Pembuatan SOP dan Buku Panduan ILMMIPA Indonesia
Dana Usaha:
1. Pembuatan dan penjualan atribut serta souvenir ILMMIPA Indonesia
2. Iuran Anggota ILMMIPA Indonesia
3. Bazar
Kaderisasi:
1. Nasional Leadership Training
2. Program sosialisasi ILMMIPA Indonesia
Infokom:
1. Maintenance Website, email, dan milis
2. Inventarisir data jaringan dan eksternal partnership
3. Audiensi dengan Dewan Kehormatan ILMMIPA Indonesia
4. Pembuatan dan penyebaran buletin
Kajian Strategis:
1. Penyikapan isu Nasional
2. Kampung MIPA
Target Capaian 100 hari Kepengurusan:
1. Tersusunnya Standar Operational Prosedur (SOP) kepengurusan ILMMIPA Indonesia
2. Terciptanya koordinasi antar anggota ILMMIPA Indonesia yang optimal memanfaatkan teknologi informasi
3. Perapihan data base anggota ILMMIPA Indonesia
4. Legalisasi ILMMIPA Indonesia oleh Dirjend. Pendidikan Tinggi
Sekali lagi, perlu ditekankan bahwa butuh diskusi-diskusi yang positif untuk menghasilkan gagasan-gagasan baru yang bisa dieksekusi oleh kepengurusan ILMMIPA Indonesia pada periode ini misalnya bagaimana agar MIPA tercitrakan positif dan memiliki kontribusi nyata di mata masyarakat Indonesia. Agenda seperti Jambore Sains Nasional misalnya, terlepas dari nama agenda, intinya adalah bagaimana gagasan-gagasan hasil kajian kita dapat dituangkan dalam satu forum Nasional dan ditanggapi oleh tokoh-tokoh Nasional maupun Internasional melibatkan para siswa sekolah menengah dan mahasiswa MIPA seluruh Indonesia. Dan banyak lagi gagasan-gagasan yang bisa keluar dari pemikiran anggota ILMMIPA Indonesia dan dapat dibahas dalam forum pertemuan ILMMIPA Indonesia selanjutnya. Saat ini tugas yang harus diselesaikan dalam waktu dekat adalah:
1. Menjadikan orang-orang berpengaruh dalam bidang sains dan teknologi sebagai Dewan Kehormatan.
2. Seluruh Koordinator Wilayah agar menjadwalkan rakorwil secepatnya dan dikonfirmasikan kepada ketua umum dan sekjend.
3. Pembuatan Milis ILMMIPA Indonesia.
4. Koordinator wilayah agar mendata kembali anggota ILMMIPA di wilayah masing-masing.
5. Seluruh anggota ILMMIPA Indonesia agar mengkonfirmasikan masa transisi kelembagaan di perguruan tinggi masing-masing
Ini bukan tugas ringan, tapi ini adalah sebuah tantangan. Sebuah terobosan bukanlah mengulang kinerja yang telah dilakukan sebelumnya tapi mempelopori kinerja setelahnya. Intinya adalah bersama-sama seluruh Lembaga Mahasiswa MIPA dan ILMMMIPA Indonesia, mari kita ubah pola pikir Masyarakat Indonesia menjadikan MIPA sebagai the first choice dan sebagai basic sains yang kajiannya menjadi problem solver permasalahan Bangsa. Jika dibahasakan sebagai sebuah rekonstruksi, mari kita bahasakan demikian. Mari kita buat fondasinya yang lebih kokoh lagi dan sebagai fondasi maka wajar jika tepuk tangan yang didapat tidak meriah karena fondasi itu ada di dalam tanah.
Tetap Semangat, Indonesia Cinta MIPA, dari Mahasiswa MIPA untuk Indonesia, dari ILMMIPA Indonesia untuk Semua.
Semarang, 7 April 2011
Reza Auliarahman Bhaktinagara
Ketua Umum ILMMIPA Indonesia 2010-2012
Sabtu, 23 April 2011
Musyawarah Nasional V Ikatan Lembaga Mahasiswa Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Indonesia (ILMMIPA Indonesia)
ILMMIPA Indonesia (Ikatan Lembaga Mahasiswa Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Indonesia) merupakan perkumpulan lembaga mahasiswa MIPA yang terdapat di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, membentuk sebuah stuktur organisasi yang ditujukan untuk penyamaan arah gerak mahasiswa demi kemajuan sains dan teknologi khususnya dalam bidang MIPA di Indonesia. Usianya yang saat ini sudah akan memasuki 9 tahun pada 16 April besok membuatnya sudah melakukan banyak hal dalam usaha menyamakan arah gerak lembaga mahasiswa MIPA se-Indonesia. Namun demikian dirasa masih banyak diperlukan perbaikan disana-sini pada beberapa aspek dalam rangka pengoptimalan kinerja organisasi dan ILMMIPA Indonesia yang makin bemanfaat bagi lembaga mahasiswa yang tergabung menjadi anggota di dalamnya.
Musyawarah Nasional V ILMMIPA Indonesia yang diselenggarakan di Daeah Istimewa Yogyakata dengan tuan rumah Univesitas Islam Indonesia merupakan sarana untuk mewujudkan harapan-harapan tesebut. Malalui proses evaluasi kinerja, rekomendasi, dan reorientasi kepengurusan baru yang terbentuk didalamnya diharapkan ILMMIPA Indonesia dapat lebih bermanfaat bagi seluruh anggotanya dan berguna bagi kemajuan bidang ke-MIPA-an di Indonesia.MUNAS V ILMMIPA Indonesia seharusnya dijadwalkan pada bulan November 2010 yang lalu namun terhambat pelaksanaannya karena terjadi bencana alam di daerah Yogyakarta dan sekitarnya sehingga serangkaian pelaksanaannya dimulai pada tanggal 25 Maret 2011 dan berakhir pada 31 Maret 2011.
MUNAS V ILMMIPA Indonesia dihadiri oleh 32 Perguruan Tinggi dari 51 Anggota ILMMIPA Indonesia yang terbagi kedalam 5 wilayah; Wilayah 1 (Sumatera): UNSYIAH Aceh, UNP Padang, UNAND Padang, UNRI Riau, UNJA Jambi, UNSRI Palembang, UNILA Lampung ; Wilayah 2 (Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat): UI Depok, IPB Bogor, UNJ Jakarta, UIN Jakarta, UPI Bandung, UNPAD Bandung, UIN Bandung ; Wilayah 3 (Jawa Tengah): UNSOED Purwokerto, UNDIP Semarang, UNNES Semarang, IKIP PGRI Semarang, IAIN Walisongo Semarang, UGM Yogyakarta, UNY Yogyakarta, UII Yogyakarta ; Wilayah 4 (Kalimantan, Jawa Timur, Bali, NTB): UNTAN Pontianak, UNLAM Banjarmasin, ITS Surabaya, UNAIR Surabaya, UB Malang, UJ Jember, UNIPDU Jombang, UNUD Bali, UNRAM Mataram ; Wilayah 5 (Sulawesi, Maluku, Irian): UNHAS Makassar.
Bayak hal yang dihasilkan dari MUNAS V ILMMIPA Indonesia kali ini selain peninjauan kembali konstitusi yang ada yaitu Rekomendasi Kepengurusan 2010 - 2012, Format Kaderisasi ILMMIPA Indonesia, dan Struktur Kepengurusan ILMMIPA Indonesia 2010 - 2012. Dari hasil evaluasi kinerja periode 2008 - 2010 secara garis besar diperoleh rekomendasi untuk memperkuat koordinasi antara Badan Pengurus Pusat dengan Wilayah dan tiap-tiap anggota ILMMIPA Indonesia dalam satu wilayah. Selain itu harus dimulai untuk pembenahan operasional organisasi dan penguatan jaringan serta legitimasi organisasi kepada Lembaga Pemerintah maupun Non-pemerintah. Format kaderisasi ILMMIPA Indonesia ditujukan agar terdapat alur kaderisasi yang jelas yang diterapkan di seluruh perguruan tinggi anggota ILMMIPA Indonesia dan BPP dalam rangka sosialisasi ILMMIPA Indonesia dan pembentukan kader penerus organisasi ke depan karena selama ini dirasakan bahwa transfer wawasan mengenai ke-ILMMIPA-an sangat kurang diterapkan di masing-masing Perguruan Tinggi dan dapat berdampak pada progresifitas generasi selanjutnya.
Struktur Kepengurusan ILMMIPA Indonesia dari hasil MUNAS V dan RAKERNAS adalah sebagai berikut
Majelis Pertimbangan Pengurus:
Hendri (UNAND Padang)
Akhmad Fathoni (UNTAN Pontianak)
Darmawan (UNHAS Makassar)
Dwi Fitrian Saputro (UNILA Lampung)
Rahmat Hidayat (UNJ Jakarta)
Taufik M. Isa (UNSYIAH Aceh)
Yuni Rahayu Pujiastuti (UNPAD Bandung)
Badan Pengurus Pusat:
Ketua Umum: Reza Auliarahman B (UNDIP Semarang)
Sekretaris Jenderal: Andrea Asri (UNP Padang)
ka. bidang kesekretariatan : IKIP PGRI Semarang (Arief Kuswidyanarko)
ka. Bidang kajian strategis : Institut Pertanian Bogor (Fatullah)
Anggota :
• Universitas Mataram (Ahmad Zarkasi)
• Universitas Jendral Soedirman (Asep Somantri)
• Universitas Negeri Jambi (Maulana Zikri)
• Universitas Syiah Kuala (Muhammad Ayasi)
• Universitas Jember (Alfa Rijal)
• Universitas Gadjah Mada
ka. bidang kaderisasi: Rusmin Said (Universitas Hassanudin)
Anggota:
• Universitas Negeri Jakarta
• Universitas Islam Indonesia ( M. Ardiansyah)
• Universitas Negeri Lampung ( M. Agus )
• Universitas Lambung Mangkurat
• Universitas Brawijaya (M. Iqbal )
ka. Bidang dana usaha :UDAYANA (Ni Luh Putu Mustika P)
Anggota :
• IAIN Walisongo (Abdul Jalil)
• Universitas Pendidikan Indonesia ( Afif Naofal P)
• Universita Padjajaran (Quranil)
• Universitas Andalas (Kharisma P)
• Universitas Sriwijaya (Mustopa)
• Universitas Pesantren Tinggi Daurul Ulum (Siti N)
ka. Bidang infokom : Ibnu (UI)
Anggota :
• Univerrsitas Tanjungpura (Rizka Adhitia)
• Universitas Negeri Yogyakarta
• Universitas Islam Negeri Bandung (Iwan)
• Universitas Airlangga
• Universitas Riau ( Fauzi )
• Universitas Negeri Riau (Syaiful)
• Universitas Islam Negeri Jakarta ( Deny Setiawan)
• Universitas Negeri Semarang
• Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya
Koordinator Wilayah 1: UNILA Lampung
Koordinator Wilayah 2: UNPAD Bandung
Koordinator Wilayah 3: UII Yogyakarta
Koordinator Wilayah 4: UB Malang
Koordinator Wilayah 5: UNHAS Makassar
Garapan isu pada tahun ini banyak mengarah kepada pendidikan sains dan dispesifikkan sesuai dengan kondisi di wilayah masing-masing.
Wilayah 1: Pendidikan Sains dan Lingkungan Hidup
Wilayah 2: Pendidikan Riset dan Sains
Wilayah 3: Pendidikan Riset dan Sains serta Optimalisasi Sumber Daya Alam
Wilayah 4: Pendidikan Sains dan Lingkungan Hidup
Wilayah 5: Optimalisasi Sumber Daya Alam
Sedangkan untuk isu-isu lain yang tidak terakomodir di wilayah seperti Energi dan Ketahanan Pangan akan langsung ditangani oleh Kajian Strategis BPP ILMMIPA Indonesia.
Sekarang tinggal bagaiman langkah-langkah kita untuk dapat merealisasikan apa yang telah kita rancang. Komitmen seluruh anggota ILMMIPA Indonesia untuk dapat aktif berkoordinasi dan berkontribusi demi kemajuan ILMMIPA Indonesia dan Sains - Teknologi di Indonesia. Mari bersama kita kawal target capaian 100 hari kepengurusan ILMMIPA Indonesia 2010 - 2012 dalam rangka perbaikan operasional organisasi dan perolehan legitimasi. ILMMIPA Indonesia adalah wadah bagi lembaga mahasiswa MIPA di berbagai perguruan tinggi demi pengembangan basic scince yang dapat berdampak kepada sains terapan dan kemajuan bangsa sehingga sekaranglah waktunya untuk mempertegas posisi kita sebagai salah satu pilar kebangkitan Negara Indonesia. Indonesia cinta MIPA, dari mahasiswa MIPA untuk Indonesia, dari ILMMIPA Indonesia untuk semua.
Semarang, 5 April 2011
Reza Auliarahman Bhaktinagara
Ketua Umum ILMMIPA Indonesia 2010 – 2012
Musyawarah Nasional V ILMMIPA Indonesia yang diselenggarakan di Daeah Istimewa Yogyakata dengan tuan rumah Univesitas Islam Indonesia merupakan sarana untuk mewujudkan harapan-harapan tesebut. Malalui proses evaluasi kinerja, rekomendasi, dan reorientasi kepengurusan baru yang terbentuk didalamnya diharapkan ILMMIPA Indonesia dapat lebih bermanfaat bagi seluruh anggotanya dan berguna bagi kemajuan bidang ke-MIPA-an di Indonesia.MUNAS V ILMMIPA Indonesia seharusnya dijadwalkan pada bulan November 2010 yang lalu namun terhambat pelaksanaannya karena terjadi bencana alam di daerah Yogyakarta dan sekitarnya sehingga serangkaian pelaksanaannya dimulai pada tanggal 25 Maret 2011 dan berakhir pada 31 Maret 2011.
MUNAS V ILMMIPA Indonesia dihadiri oleh 32 Perguruan Tinggi dari 51 Anggota ILMMIPA Indonesia yang terbagi kedalam 5 wilayah; Wilayah 1 (Sumatera): UNSYIAH Aceh, UNP Padang, UNAND Padang, UNRI Riau, UNJA Jambi, UNSRI Palembang, UNILA Lampung ; Wilayah 2 (Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat): UI Depok, IPB Bogor, UNJ Jakarta, UIN Jakarta, UPI Bandung, UNPAD Bandung, UIN Bandung ; Wilayah 3 (Jawa Tengah): UNSOED Purwokerto, UNDIP Semarang, UNNES Semarang, IKIP PGRI Semarang, IAIN Walisongo Semarang, UGM Yogyakarta, UNY Yogyakarta, UII Yogyakarta ; Wilayah 4 (Kalimantan, Jawa Timur, Bali, NTB): UNTAN Pontianak, UNLAM Banjarmasin, ITS Surabaya, UNAIR Surabaya, UB Malang, UJ Jember, UNIPDU Jombang, UNUD Bali, UNRAM Mataram ; Wilayah 5 (Sulawesi, Maluku, Irian): UNHAS Makassar.
Bayak hal yang dihasilkan dari MUNAS V ILMMIPA Indonesia kali ini selain peninjauan kembali konstitusi yang ada yaitu Rekomendasi Kepengurusan 2010 - 2012, Format Kaderisasi ILMMIPA Indonesia, dan Struktur Kepengurusan ILMMIPA Indonesia 2010 - 2012. Dari hasil evaluasi kinerja periode 2008 - 2010 secara garis besar diperoleh rekomendasi untuk memperkuat koordinasi antara Badan Pengurus Pusat dengan Wilayah dan tiap-tiap anggota ILMMIPA Indonesia dalam satu wilayah. Selain itu harus dimulai untuk pembenahan operasional organisasi dan penguatan jaringan serta legitimasi organisasi kepada Lembaga Pemerintah maupun Non-pemerintah. Format kaderisasi ILMMIPA Indonesia ditujukan agar terdapat alur kaderisasi yang jelas yang diterapkan di seluruh perguruan tinggi anggota ILMMIPA Indonesia dan BPP dalam rangka sosialisasi ILMMIPA Indonesia dan pembentukan kader penerus organisasi ke depan karena selama ini dirasakan bahwa transfer wawasan mengenai ke-ILMMIPA-an sangat kurang diterapkan di masing-masing Perguruan Tinggi dan dapat berdampak pada progresifitas generasi selanjutnya.
Struktur Kepengurusan ILMMIPA Indonesia dari hasil MUNAS V dan RAKERNAS adalah sebagai berikut
Majelis Pertimbangan Pengurus:
Hendri (UNAND Padang)
Akhmad Fathoni (UNTAN Pontianak)
Darmawan (UNHAS Makassar)
Dwi Fitrian Saputro (UNILA Lampung)
Rahmat Hidayat (UNJ Jakarta)
Taufik M. Isa (UNSYIAH Aceh)
Yuni Rahayu Pujiastuti (UNPAD Bandung)
Badan Pengurus Pusat:
Ketua Umum: Reza Auliarahman B (UNDIP Semarang)
Sekretaris Jenderal: Andrea Asri (UNP Padang)
ka. bidang kesekretariatan : IKIP PGRI Semarang (Arief Kuswidyanarko)
ka. Bidang kajian strategis : Institut Pertanian Bogor (Fatullah)
Anggota :
• Universitas Mataram (Ahmad Zarkasi)
• Universitas Jendral Soedirman (Asep Somantri)
• Universitas Negeri Jambi (Maulana Zikri)
• Universitas Syiah Kuala (Muhammad Ayasi)
• Universitas Jember (Alfa Rijal)
• Universitas Gadjah Mada
ka. bidang kaderisasi: Rusmin Said (Universitas Hassanudin)
Anggota:
• Universitas Negeri Jakarta
• Universitas Islam Indonesia ( M. Ardiansyah)
• Universitas Negeri Lampung ( M. Agus )
• Universitas Lambung Mangkurat
• Universitas Brawijaya (M. Iqbal )
ka. Bidang dana usaha :UDAYANA (Ni Luh Putu Mustika P)
Anggota :
• IAIN Walisongo (Abdul Jalil)
• Universitas Pendidikan Indonesia ( Afif Naofal P)
• Universita Padjajaran (Quranil)
• Universitas Andalas (Kharisma P)
• Universitas Sriwijaya (Mustopa)
• Universitas Pesantren Tinggi Daurul Ulum (Siti N)
ka. Bidang infokom : Ibnu (UI)
Anggota :
• Univerrsitas Tanjungpura (Rizka Adhitia)
• Universitas Negeri Yogyakarta
• Universitas Islam Negeri Bandung (Iwan)
• Universitas Airlangga
• Universitas Riau ( Fauzi )
• Universitas Negeri Riau (Syaiful)
• Universitas Islam Negeri Jakarta ( Deny Setiawan)
• Universitas Negeri Semarang
• Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya
Koordinator Wilayah 1: UNILA Lampung
Koordinator Wilayah 2: UNPAD Bandung
Koordinator Wilayah 3: UII Yogyakarta
Koordinator Wilayah 4: UB Malang
Koordinator Wilayah 5: UNHAS Makassar
Garapan isu pada tahun ini banyak mengarah kepada pendidikan sains dan dispesifikkan sesuai dengan kondisi di wilayah masing-masing.
Wilayah 1: Pendidikan Sains dan Lingkungan Hidup
Wilayah 2: Pendidikan Riset dan Sains
Wilayah 3: Pendidikan Riset dan Sains serta Optimalisasi Sumber Daya Alam
Wilayah 4: Pendidikan Sains dan Lingkungan Hidup
Wilayah 5: Optimalisasi Sumber Daya Alam
Sedangkan untuk isu-isu lain yang tidak terakomodir di wilayah seperti Energi dan Ketahanan Pangan akan langsung ditangani oleh Kajian Strategis BPP ILMMIPA Indonesia.
Sekarang tinggal bagaiman langkah-langkah kita untuk dapat merealisasikan apa yang telah kita rancang. Komitmen seluruh anggota ILMMIPA Indonesia untuk dapat aktif berkoordinasi dan berkontribusi demi kemajuan ILMMIPA Indonesia dan Sains - Teknologi di Indonesia. Mari bersama kita kawal target capaian 100 hari kepengurusan ILMMIPA Indonesia 2010 - 2012 dalam rangka perbaikan operasional organisasi dan perolehan legitimasi. ILMMIPA Indonesia adalah wadah bagi lembaga mahasiswa MIPA di berbagai perguruan tinggi demi pengembangan basic scince yang dapat berdampak kepada sains terapan dan kemajuan bangsa sehingga sekaranglah waktunya untuk mempertegas posisi kita sebagai salah satu pilar kebangkitan Negara Indonesia. Indonesia cinta MIPA, dari mahasiswa MIPA untuk Indonesia, dari ILMMIPA Indonesia untuk semua.
Semarang, 5 April 2011
Reza Auliarahman Bhaktinagara
Ketua Umum ILMMIPA Indonesia 2010 – 2012
Jogya Kota Sejuta Kenangan
hhmmm...
baru aja akhir bulan maret kemarin, balik dari jogya untuk menghadiri kegiatan Musyawarah Nasional V Ikatan Lembaga Mahasiswa Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Indonesia.
jujur, pas di ajak untuk ikut ke sana, awalnya gak ada bayangan sama sekali tentang ILMMIPA itu apa, dah emank tau sih, tapi gak tau secara spesifik, cuma sekedar tau keberadaan ILMMIPA di Indonesia aja. awal2 mau ke sana malah santai2 aja, gak ada sesuatu yang di khawatirkan, aneh memank. padahal biasanya kalo mau pergi jauh, pasti sibuk buat siap2, ini H-1 sebelum berangkat aja gak ada prepare sama sekali hahahaha
sayangnya pas ke sana,saya telat, gak ikutan pas acara perkenalan di hari Jumat, datang pas mulai semnas nya aja.
Nah, berangkat dr bandung banyak banget hambatan nya, mulai dari tiket kereta yang abis, sampai akhirnya muter2 bandung, dan ujung2nya naik bis. takdir emank mengharuskan pergi naik bis seperinya.
gw pas itu berangkat bareng Suhaili, kebetulan Yuni dan Tedi sudah berangkat duluan hari jumat pagi nya, kita berangkat jumat malam nya. seru sih naik bis, untung aja bis nya sepi, jadinya bisa tidur, hehehee
nyampe jogya sungguh di luar dugaan, katanya sih jam 08.00 sampai, tapi ternyata jam 06.00 sudah sampai, wah cepat skali ternyata, gak terasa udah sampai aja.
di sana kita di jemput, walaupun harus nunggu selama 1,5 jam tapi over all acara Munas V ILMMIPA nya keren banget dah.
kenal dan dapat keluarga baru, dan banyak hal yang saya pelajari di sana. Mulai dari karakter orang masing2 daerah yang tentunya pasti berbeda, dan pastinya pengalaman yang gak bisa saya lupain.

Sidang sampai jam 03.00 , pernah malah suatu hari sidang sampai jam 04.00 dan itu yang bikin gw kangen banget sama teman2 di sana, orang2 jogya juga baik2, mereka memperlakukan kita sebagain delagasi udah kayak keluarga sendiri, sangat ramah.
saya suka sekali itu :)

sekarang, kita sudah berada di daerah masing masing dengan kesibukannya masing2, tapi insya alloh komunikasi dan kekeluargaan kita tetap terjaga, banyak kenangan yang saya dapat di sana. amin
sedikit, saya mau kasih gambaran kegiatan kita selama di jogya, semoga dengan foto2 ini para pembaca juga tau gimana kegiatan kita selama 6 hari di sana,

Suasana Saat SIDANG :)

Masih pagi siap2 buat SIDANG :)

Ini di depan kampus nya FMIPA UII

Menjelang penutupan, masih semangat yaaa :D

Penghijauan di Gunung Merapi

Di depan warung Putri Mbah Maridjan

Kalau yang ini di depan rumah Mbah Maridjan


All peserta Munas V ILMMIPA INDONESIA sebelum pulang :)

Nah, itu hanya sebagian foto kegiatan kita selama 6hari di Jogya.
masih banyak lagi sih, kalau mau lihat semua nya langsung liat di laptop gw aja ya hahahaha..
Next time, sekarang lagi mau persiapan untuk Rapat Koordinasi Wilayan 2. Insya Alloh UNPAD akan jadi tuan rumah nya, mohon doanya aja supaya acara nya berjalan dengan lancar dan menghasilkan hasil yang bermanfaat untuk bangsa Indonesia.
baru aja akhir bulan maret kemarin, balik dari jogya untuk menghadiri kegiatan Musyawarah Nasional V Ikatan Lembaga Mahasiswa Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Indonesia.
jujur, pas di ajak untuk ikut ke sana, awalnya gak ada bayangan sama sekali tentang ILMMIPA itu apa, dah emank tau sih, tapi gak tau secara spesifik, cuma sekedar tau keberadaan ILMMIPA di Indonesia aja. awal2 mau ke sana malah santai2 aja, gak ada sesuatu yang di khawatirkan, aneh memank. padahal biasanya kalo mau pergi jauh, pasti sibuk buat siap2, ini H-1 sebelum berangkat aja gak ada prepare sama sekali hahahaha
sayangnya pas ke sana,saya telat, gak ikutan pas acara perkenalan di hari Jumat, datang pas mulai semnas nya aja.
Nah, berangkat dr bandung banyak banget hambatan nya, mulai dari tiket kereta yang abis, sampai akhirnya muter2 bandung, dan ujung2nya naik bis. takdir emank mengharuskan pergi naik bis seperinya.
gw pas itu berangkat bareng Suhaili, kebetulan Yuni dan Tedi sudah berangkat duluan hari jumat pagi nya, kita berangkat jumat malam nya. seru sih naik bis, untung aja bis nya sepi, jadinya bisa tidur, hehehee
nyampe jogya sungguh di luar dugaan, katanya sih jam 08.00 sampai, tapi ternyata jam 06.00 sudah sampai, wah cepat skali ternyata, gak terasa udah sampai aja.
di sana kita di jemput, walaupun harus nunggu selama 1,5 jam tapi over all acara Munas V ILMMIPA nya keren banget dah.
kenal dan dapat keluarga baru, dan banyak hal yang saya pelajari di sana. Mulai dari karakter orang masing2 daerah yang tentunya pasti berbeda, dan pastinya pengalaman yang gak bisa saya lupain.
Sidang sampai jam 03.00 , pernah malah suatu hari sidang sampai jam 04.00 dan itu yang bikin gw kangen banget sama teman2 di sana, orang2 jogya juga baik2, mereka memperlakukan kita sebagain delagasi udah kayak keluarga sendiri, sangat ramah.
saya suka sekali itu :)
sekarang, kita sudah berada di daerah masing masing dengan kesibukannya masing2, tapi insya alloh komunikasi dan kekeluargaan kita tetap terjaga, banyak kenangan yang saya dapat di sana. amin
sedikit, saya mau kasih gambaran kegiatan kita selama di jogya, semoga dengan foto2 ini para pembaca juga tau gimana kegiatan kita selama 6 hari di sana,
Suasana Saat SIDANG :)
Masih pagi siap2 buat SIDANG :)
Ini di depan kampus nya FMIPA UII
Menjelang penutupan, masih semangat yaaa :D
Penghijauan di Gunung Merapi
Di depan warung Putri Mbah Maridjan
Kalau yang ini di depan rumah Mbah Maridjan
All peserta Munas V ILMMIPA INDONESIA sebelum pulang :)
Nah, itu hanya sebagian foto kegiatan kita selama 6hari di Jogya.
masih banyak lagi sih, kalau mau lihat semua nya langsung liat di laptop gw aja ya hahahaha..
Next time, sekarang lagi mau persiapan untuk Rapat Koordinasi Wilayan 2. Insya Alloh UNPAD akan jadi tuan rumah nya, mohon doanya aja supaya acara nya berjalan dengan lancar dan menghasilkan hasil yang bermanfaat untuk bangsa Indonesia.
Datang Kembali
Astaga...
gak keresa, sudah hapir 3 bulan gak nulis..
sampai lupa waktu itu mau lanjut Suka Duka Semester 5 Part 3 nya,hehe
buat yang penasaran, tanya langsung aja yaa lanjutannya gimana, biar langsung enak sambil ngobrol hahahaha..
sangking sibuknya gw *sok iye bgd dah* sampe lupa sama ini blog, untung ada beberapa teman yang nanyain blog gw apa kabar nya, langsung ke inget hahahah
hhmmm....
mungkin gw bakal nulis ttg kegiatan gw akhir2 ini kali yaa...
let's join guys :)
gak keresa, sudah hapir 3 bulan gak nulis..
sampai lupa waktu itu mau lanjut Suka Duka Semester 5 Part 3 nya,hehe
buat yang penasaran, tanya langsung aja yaa lanjutannya gimana, biar langsung enak sambil ngobrol hahahaha..
sangking sibuknya gw *sok iye bgd dah* sampe lupa sama ini blog, untung ada beberapa teman yang nanyain blog gw apa kabar nya, langsung ke inget hahahah
hhmmm....
mungkin gw bakal nulis ttg kegiatan gw akhir2 ini kali yaa...
let's join guys :)
Langganan:
Postingan (Atom)